22 Permainan Olahraga Traditional Jawa Barat Yang Jarang Orang Ketahui

Olahraga dan permainan tradisional Jawa Barat (Bandung) serta cara bermainnya untuk yang populer dan tak populer lagi akan kami sampaikan pada tulisan kali ini dengan lengkap. Banyaknya permaianan khas daerah Jawa Barat menjadi modal sejarah yang tak bisa dilupakan demikian itu saja oleh warga Indonesia. Maka dari itu, kami melalui blog yang simpel ini terus memperkenalkan berbagai info berkaitan kebiasaan Indonesia supaya menjadi arsip komputerisasi di situs Komunikasi Daring.

Bukan sekedar permainan tradisional propinsi Jawa Barat, tapi banyak pelajaran dan pesan sopan santun yang bisa kita ambil, mulai dari motivasi kerja sama, strategi dan sportifitas dalam berlomba.

Bagi Anda yang berharap menjalankan perbandingan dari permainan tradisional jawa Barat dengan permainan slot online tradisional Jawa Tengah dan permainan tradisional Jawa Timur, info baiknya kami telah menulisnya. Berakhir membaca tulisan ini, silahkan Anda membacanya. Dengan membaca segala, karenanya Anda bisa lebih memahami benang merah, mengapa kita mesti terus melestarikan kebiasaan absah Indonesia.

Bangsa yang besar merupakan bangsa yang menghargai sejarah. Jangan pernah kita melupakan sejarah. Walaupun ketika ini telah banya permainan modern hadri, tapi permainan zaman dahlu mesti terus memperoleh daerah dihati, janganlah dilupakan.

Berikut merupakan olahraga dan permainan tradisional Jawa barat yang pernting dikenal.

  1. Ucing Sumput
    Ucing Sumput melalui Karawang Today Permainan Ucing Sumput berasal dari Jawa Barat. Permainan ini juga disebagai permainan petak umpet dan segala generasi 90-an tahu tentangnya. Walaupun ada yang mengklaim permainan ini berasal dari Jabar, tapi hampir segala daerah di Indonesia memainkan permainannya guna mengisi waktu senggang.
  2. Hahayaman
    Hahayaman melalui budayajawa.id Permainan Hahayaman merupakan permainan dari Jawa barat yang kini tak populer lagi. Dalam permainan ini, salah seorang akan berbuat sebagai hayam (ayam) dan seorang menjadi careuh (musang). Kemudian Musang akan mengejar ayam hingga tertangkap.

Biasanya, permaianan ini lazimnya dimainkan beramai-ramai, pemain lain kecuali ayam dan musang akan membikin lingkaran yang berfungsi sebagai kandang atau daerah perlindungan ayam. Seandainya ayam masuk kedalam kandang karenanya pemain yang membikin lingkaran mesti pesat menurunkan pegangan tangannya untuk menutup kandang.

  1. Ucing -Ucingan
    Ucing -Ucingan melalui budayajawa.id Ucing -Ucingan termasuk permainan yang berasal dari Jawa Barat. Nama lain dari permainan ini merupakan Emeng-Emengan atau ada yang menyebutnya juga Ucing Udag. Jumlah orang yang bermain lebih dari dua orang. Dimulai oleh Cing Ciripit, Suit atau Hompimpah untuk menentukan kucing, setelah itu si kucing akan berlari mengejar dan meraba badan lawan.

Dapat juga permainan ini dimainkan dengan versi lain, merupakan pemain terkena sentuhan kucing, karenanya dia akan menjadi teman si kucing tersebut dan menolong mengejar pemain lain hingga habis dan kemudian permainan di mulai lagi dari awal.

  1. Congklak
    Congklak melalui dunia-buah hati.com Congklak merupakan permainan dari daerah Jawa Barat. Biasanya dimainkan oleh para wanita. Permainan membutuhkan cuma dua orang saja, dengan memakai alat yang lazimnya terbuat dari plastik, tanah atau papan kayu yang disusun dengan 7 x 2 lobang sejalan dengan dua lobang yang lebih besar di kedua sisinya.
  2. Engklek
    Engklek melalui permainan-tradisional.com Berikut merupakan Engklek yang berasal dari propinsi Jawa Barat. Permainan ini memakai media keramik kecil dan gambar berupa petak-petak yang berbeda-beda bentuknya, pemain akan meloncat-loncat sesuai dengan tata tertib yang berlaku.
  3. Ucing Beling
    Ucing Beling melalui Kompasiana.com Ucing Beling termasuk permainan tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Keunikannya permainan ini merupakan memakai media pecahan beling/kaca yang ditumbuk menjadi kecil. Kemudian cara memainkan permainan Ucing Beling merupakan segala pemain membikin pecahan kaca kecil dan kemudian membikin garis bulat di tanah, ukuran bulatan garis disesuaikan dengan pemain.

Dengan menjalankan Cingciripit, hompimpah atau suten (suit) pemain menentukan siapa yang menjadi kucing.

Kucing akan menghitung angka (lazimnya) 1-10, sementara pemain lain menyembunyikan pecahan beling di area garis bulat tadi dan menyamarkannya supaya tak terlihat oleh si kucing yang nanti akan mencarinya.

  1. Endog – Endogan
    Endog – Endogan melalui Youtube Endog – Endogan merupakan permainan tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Cara memainkannya merupakan tangan ditumpuk mengepal menyerupai telor, kemudian pemain yang minimal terdiri 2 orang bernyanyi bersama.

Saat hingga di syair “pree” tangan yang tadinya dikepal di tembrakan dari yang paling bawah, setelah segala tangan tak ada yang mengepal, kemudian buah hati-buah hati melanjutkan nyanyian lagi dengan syair;

“Goleang-goleang mata sapi Bolotot. “

Biasanya buah hati-buah hati menanyikan lirik terakhir sambil memegang dan membelalakan matanya.

  1. Ucing Bendrong atau Bancakan
    Ucing Bendrong melalui budayajawa.id Ucing Bendrong atau Bancakan merupakan permainan yang berasal dari daerah propinsi Jawa Barat. Permainan ini mempunyai tata tertib, merupakan sama dengan permainan Ucing Sumput (petak umpet), cuma saja permainan ini memakai tumpukan bata atau batu sebagai media bermainnya.

Cara menjalankan permainan ini, 8-12 batu/batu bata ditumpuk keatas, kemudian pemain menjalankan pengundian urutan melempar dengan hompimpah atau Cingciripit, setelah itu berderet sesuai urutan dan dengan jarak yang disepakati bersama.

Kemudian, satu persatu pemain melemparkan batu atau batu bata ke arah tumpukan tadi, kalau pemain dengan urutan melempar 1 berhasil meruntuhkan batu bata, karenanya pemain urutan 2 menjadi “kucing”. Dia mesti pesat-pesat menumpukan bata yang ambrol tadi sementara pemain lain berlari untuk ngumpet.

  1. Ucang -Ucang Angge
    Ucang-Ucang Angge merupakan permainan tradisional Sunda yang berasal dari Jawa Barat. Permianan ini dilaksanakan orang tua ketika mengasuh buah hatinya. Pada lazimnya sang buah hati duduk di punggung kaki dan diayunkan ke depan dan belakang sambil menyanyikan;

“Ucang-ucang anggé, Mulung muncang ka papanggé,

Diudah ku anjing gedé, anjing gedé nu ki lebé,

Ari gog..gog cungunguuung …. “

Permainan ini dimainkan orang tua pada buah hatinya ketika sang buah hati menangis atau sekedar memberikan hiburan untuk putra-putri kesayangannya.

  1. Cingciripit
    Cingciripit melalui budayajawa.id Cingciripit termasuk kedalam permainan yang berasal dari Jawa Barat. Permainan ini lazimnya dilaksanakan oleh-buah hati-buah hati sebelum memulainya, mesti menentukan urutan bermain atau menentukan siapa yang menjadi emeng (kucing).

Cara bermain Cingciripit :

Kecil-buah hati berkumpul menyusun lingkaran, kemudian salah seorang diantara mereka (lazimnya) orang yang ‘dituakan’ dalam golongan membuka telapak tangan, kemudian satu persatu buah hati meletakan jarinya di tangan tersebut, mereka akan ngawih (bernyanyi) bersama dengan syair.

Lirik Nyanyian Cingciripit:

Cing ciripit satulang sabawang,
Saha nu kajepit tunggu lawang.

atau ..

Cing ciripit Tulang bajing kacapit
Kacapit ku bulu paré
Bulu paré sesekeutna
Jol pa dalang mawa wayang
Jrék-jrék nong, Jrék-jrék nong.

Saat nyanyian hampir usai, pemain bersiap-siap untuk mengangkat jarinya, sebab kalau jari tertangkap oleh tangan si pemimpin tadi karenanya dia keok dan menjadi eméng atau kucing.

Baca : Nyanyian Daerah Jawa Barat

  1. Oray – Orayan
    Oray – Orayan melalui Youtube Permainan Oray-orayan (ular-ularan) merupakan permainan yang berasal dari Jawa Barat. Permainan ini memadukan riang dan elemen gerakan dan suara. Permainan klasik ini umum dimainkan oleh banyak buah hati.

Cara bermain permainan Oray-orayan:

Dua orang buah hati saling berpegangan tangan menyusun seperti gerbang, dua orang tersebut memilih akan menjadi “bulan” atau “bintang” (dirahasiakan dari pemain lain).

Lalu pemain lain berbaris beruntun sambil memegang pundak orang di depannya dan maju melalui gerbang tadi. Orang paling depan disebut hulu (kepala) dan yang paling belakang disebut buntut (ekor). Dan tiap pemain mengikuti langkah dari si hulu ular sambil bernyayi bersama dengan syair.

  1. Boy Boyan (Boi-Boian)
    Boi-Boian melalui Boombastis.com Permainan boy-boyan mempunyai nama Boi-boian yang berasal dari Jawa Barat. Dalam bermainnya, umum memakai bola kasti atau kertas yang disusun menyerupai bola dan pecahan genteng kecil (9-15 buah) dan permainan ini di mainkan oleh dua tim.

Cara memainkan permainan boy-boyan:

  • pertama genteng-genteng kecil ditumpuk keatas, satu tim berperan sebagai pelempar (A) dan satu tim sebagai penjaga (B).

Satu persatu pemain dari tim A menasihati bola dari jarak yang telah disepakati untuk merumpuhkan tumpukan genteng. Seandainya pemain tim A berhasil meruntuhkan genteng tadi, karenanya tim penjaga mesti mengejar dan menasihati bola ke badan salah seorang pemain dari tim A.

Walaupun tugas dari segala pemain tim pelempar merupakan berlari menghindari kejaran bola dan memegang strategi untuk kembali menumpukan genteng yang ambrol tadi. Seandainya genteng berhasil disusun, lazimnya pemain yang berhasil menyusun genteng akan berteriak “BOOY” dan poin 1-0 untuk tim pelempar. Kemudian permainan dilanjutkan seperti awal.

  1. Galah Asin
    Galah Asin melalui Blogger Berikut ini merupakan permainan Galah Asin yang berasal dari Jawa Barat. Permainan ini umum dimainkan dihalaman luas, dengan membikin garis-garis seperti yang tertera dalam gambar diatas pemain mesti berlari tanpa tersentuh oleh pemain lawan.

Cara memainkan permainan Galah Asin:

Pemain dibagi menjadi dua tim, satu tim yang lazimnya terdiri dari 3-7 (ganjil) berdiri sejalan sesuai garis (kanan-kiri) dengan satu orang melintang dari garis depan hingga belakang.

Dan tim lainnya berlari masuk ke dalam kancah permainan sambil menghindari kejaran dan sentuhan tangan dari pemain lawan, permainan ini mengandalkan kecepatan dan kelincahan pemain. Seandainya salah satu pemain terkena sentuhan dari pemain penjaga, karenanya permainan usai dan kedua tim berganti giliran.

  1. Gatrik
    Gatrik melalui dictio.id Gatrik termasuk permainan tradisional yang asal daerahnya merupakan Jawa Barat. Permainan ini memakai alat dari dua potongan kayu atau bambu berukuran sekitar 30 cm dan yang satunya berukuran lebih kecil. Pada potongan bambu yang kecil ditaruh di antara dua batu lalu dipukul oleh tongkat bambu hingga bambu itu melayang sejauh mungkin dan tak bisa dicokok oleh tim lain yang berjaga.
  2. Bentengan
    Bentengan melalui okezone Permaian tradisional Bentengan berasal dari Jawa Barat. Untuk memainkan permainan ini benar-benar dibutuhkan kecepatan, ketangkasan dan strategi yang bagus untuk memainkan permainan berkelompok ini. Dan tiap pemain mesti menghindari kejaran lawan, berlari dan saling berkomunikasi untuk menangkap lawan, menyerang dan merebut benteng lawan.

Antar masing-masing menentukan media yang akan menjadi benteng bisa berupa pohon, tiang maupun batu bata sesuai dengan kesepakatan dua tim. Jawara ditetapkan oleh tim yang paling banyak meraba benteng lawan, ketika meraba benteng lawan lazimnya pemain akan berteriak “BENTEEENG” dan kemudian poin akan menjadi 1-0.

  1. Anjang-Anjangan
    Anjang-Anjangan melalui Blogger Permainan Anjang-Anjangan merupakan permainan buah hati-buah hati sunda yang berasal dari Jawa Barat. Permainan klasik ini mengikuti seolah-olah mereka telah berumah tangga. Biasanya, permainan kuno ini dilaksanakan oleh perempuan tapi kadang buah hati laki-laki malah tak jarang ikut serta memainkannya.

Mereka yang bermain memperoleh peran, ada yang berperan sebagai ayah, Ibu, buah hati, tetangga, tukang dagang, dokter dan lain sebagainya. Pada permainan ini, mereka mesti menghayati peran masing-masing. Kadang ada juga buah hati yang menjadi “sutradara” dalam permainan ini. Dia memegang skenario permainan ini supaya tetap ramai.

  1. Jajangkungan atau Egrang
    Jajangkungan melalui budayajawa.id Jajangkungan atau Egrang termasuk kedalam permaian tradisional Jawa Barat. Permainan ini merupakan salah satu permainan dengan keahlian khusus khususnya pada keseimbangan tubuh. Untuk kelengkapan bermain membutuhkan bambu sepanjang 30 cm dengan tinggi 210 cm dan kayu sebagai pijakan kecil. Dalam berbagai acara, umum Engrang atau jajangkungan diadakan dalam laga adu pesat hingga ke garis finish. Salah satu syarat permainan merupakan tak boleh jatuh alias kaki meraba tanah.
  2. Bebentengan
    Bebentengan merupakan permainan tradisional yang berasal dari daerah Jawa Barat. Permainan ini merupakan salah satu permainan yang memang benar-benar mengasyikkan, sebab bisa dimainkan buah hati-buah hati lelaki dan perempuan. Hanya saja, olahraga bisa dimainkan kalau memliki lahan yang luas supaya bisa optimal dan tak membutuhkan tarif cukup dengan 2 pohon/tembok sebagai benteng/markas untuk jarak mnyesuaikan luas halaman.
  3. Oray-orayan
    Oray-orayan termasuk permainan tradisional Jawa Barat yang tak jarang dimainkan oleh buah hati-buah hati dengan peserta 15 orang lebih. Adapun tata tertib pada olahraga tradisional ini berbaris dan berpegangan pada pundak dan menyusun lingkaran oray dan permainan ini lebih meriah sebab sambil bernyanyi.

Segala peserta ikut serta mengeluarkan suara supaya permainan kian meriah dan menarik perhatian orang banyak. Selain sebagai pengisi waktu senggang, permaianan ini menjadi hiburan tidak dipungut bayaran bagi warga setempat.

  1. Kelom Batok
    Kelom Batok melalui budayajawa.id Permainan Kelom Batok berasal dari Jawa Barat. Permainan ini hampir mirip dengan Egrang yang meharuskan bagi pemainnya mempunyai keseimbangan dan kekuatan bendung tubuh lebih kuat. Hanya yang membedakannya, kalau Egrang memakai bambu tapi permainan ini memakai batok kelapa yang dibelah menjadi 2 komponen. Pada komponen tengah Batok dilubangi untuk pengait talinya yang memakai serat pohon pisang.
  2. Bandring atau Ketapel
    Bandring melalui budayajawa.id Bandring atau Ketapel termasuk permainan dan olahraga yang berasal dari daerah Jawa Barat. Diperlukan ketangkasan untuk memainkannya. Uniknya, permainan ini masih eksis hingga ketika ini. Karena sifatnya berbahaya, permainan ini mesti memperoleh pengawasan orang tua.

Adapun bahan dari alat permaianan ini merupakan kayu, karet dan kulit.

  1. Kobak atau Logak
    Kobak atau Logak merupakan permainan yang berasal dari Kobak atau Logak. Bagi mereka yang berharap bermain, mesti paham undang-undangnya. Dimana tata tertib perlombaannya memakai kelereng. Untuk tata tertib permainannya kelereng diberi nasehat ke lubang kecil dan dimainkan lebih dari 2 orang dengan membutuhkan daerah yang lebih luas supaya bisa optimal.

Oh iya, untuk datang ke museum di Jawa barat, kami telah merilis sebagian daftar domisili rental kendaraan beroda empat di kota Bandung waktu yang lalu.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.